Pranala.co.id (Limboto) – Peraturan Bupati (Perbup), Draft regulasi Penerapan Norma Perilaku (NP) Baru di Kabupaten Gorontalo telah final dan siap diterapkan. Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menyiapkan Perbup penerapan NP-Baru yang hari ini sudah difinalkan, disertai dengan petunjuk teknis.

“Perbup ini nantinya akan menjadi dasar hukum, acuan dalam penerapan tatanan hidup baru,” Kata Bupati Nelson Pomalingo saat ditemui usai pimpin rapat itu bersama sejumlah Pimpinan OPD, di Ruang Madani Lantai II Kantor Bupati, Kamis, (11/06).

Dia mengatakan, Penerapan norma perilaku baru ini akan dilakukan secara bertahap, hal ini kata Nelson dengan dibukanya pasar, masjid dan perkantoran.

“Minggu depan lagi kami mulai dengan sektor perhubungan, industri bahkan pra kondisi untuk sektor pariwisata,” Ucap Neslon.

Menyusul nanti, kata Nelson pembukaan sekolah. Tentunya, semua harus sesuai dengan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah kita telah mengakomodir apa yang menjadi regulasi dari pemerintah pusat dan di terapkan di daerah yang merupakan penyatuan presepsi,” Ungkap Nelson.
Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten Gorontalo Cokro katili menambahkan, Perbup Norma Prilaku Baru mengatur yang umum dari seluruh lintas sektor baik itu oleh Pemerintah maupun masyarakat.

 

Foto : im

“tetapi perbup itu sendiri tidak mengatur hal-hal teknis,” Ujar Cokro Katili.

Nantinya perbupnya akan dibuatkan edaran masing-masing OPD setiap sektor. Dirinya menerangkan, dalam pembahasan itu ada delapan sektor yaitu, sektor perdagangan, industri, transportasi, agama, budaya, parawisata, ekonomi kreatif, olahraga, seni dan pendidikan.

“Nah untuk sektor pendidikan pembahasanya masih di pending karena butuh kehati-hatian dalam membuka sarana dan prasarana pendidikan sehingga belum difinalkan masih akan dilanjutkan pembahasannya,” Terangnya

Dari beberapa sektor itu kita akan akan melakukan pembukaan aktifitas dengan mengikuti protokol Norma Prilaku Baru, Nantinya setelah penerapan PSBB jilid 3 berakhir mulai tanggal 14 juni 2020. Usai penerapan PSBB jilid III penerapan norma prilaku baru terhadap fasilitas-fasilitas sekaligus disertai dengan sosialisasinya.

“Jadi setiap OPD terkait akan melakukan supervisi kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol Norma Prilaku Baru. Tak hanya itu, OPD juga melakukan sosialisasi sehingga perbup itu juga didasari edaran dari setiap sektor,” Tandasnya.