Pranala.co.id – Sejumlah Wartawan hendak mengambil dokumentasi pelaksanaan sidang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang di laksanakan di Aula Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo sempat dihalang-halangi, Jumat (02/04/2021).

Pelaksanaan sidang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Gorontalo dinilai layaknya sidang pencabulan.

Pasalnya, pihak panitia pilkades melarang awak media melakukan peliputan kegiatan tersebut. Bahkan mengambil gambar selama proses pelaksanaan sidang berlangsung.

Dari pantauan awak media, persidangan tersebut tidak mematuhi protokol kesehatan. Tidak disediakan tempat cuci tangan dan menggunakan alat pengukur suhu badan.

Sejumlah pewarta pun berniat untuk mengambil gambar untuk kepentingan peliputan, mendapat halangan keras dari penjaga pintu sidang. Hingga terjadi adu mulut dengan pihak penjaga pintu ruangan sidang.

“Mohon ijin pak kami dari media ingin mengambil gambar,” kata salah seorang wartawan sambil memohon masuk ke dalam.

Namun, tetap saja tak mendapatkan ijin. Para awak media pun langsung meninggalkan lokasi tersebut.

Saat dimintai keterangan dari pihak panitia, mereka pun tak memberikan alasan yang jelas terkait tertutupnya sidang Pilkades tersebut.

Sebagai informasi, sidang sengketa Pilkades Kabupaten Gorontalo, Komisi Pemilihan Pilkades Kabupaten Gorontalo menyidangkan 19 Desa dengan agenda pembacaan laporan yang disengketakan.

Belum ada konfirmasi dari pihak panitia hingga berita ini diterbitkan

Pewarta : Agung Nugraha