Pranala.co.id (Limboto) – Dampak pandemi covid-19 membuat banyak kegiatan yang biasanya dilakukan di luar rumah kini harus dilakukan di dalam rumah. Mengikuti protocol kesehatan yang di anjurkan pemerintah sebagai upaya memutus tali rantai covid-19.

Covid-19 juga berdampak pada dunia pendidikan, seluruh siswa diwajibkan belajar dari rumah melalui Aplikasi Pembelajaran Daring.

Namun ada juga sebagian orang tua siswa yang mengeluh dikarenakan tidak memiliki smartphone di era digital seperti sekarang ini. Hal ini yang di alami salah satu siswa (Anto) kelas 10 SMK Pertanian.

Saat di konfirmasi di rumahnya Desa Yosonegoro, Ati orang tua dari siswa tersebut mengeluhkan karena selama pandemi covid-19, anaknya tidak bisa belajar seperti anak-anak lain pada umumnya yang belajar menggukan Aplikasi Pembelajaran Daring, Sabtu (02/05).

“Mau belajar bagamana tidak ada handphone android dan tidak ada internet, jadi Cuma tugas yang dari guru sebelum libur itu yang ada bikin,” tuturnya.

Bekerja sebagai pedagang kue keliling ati mengungkapkan, dirinya sangat mengharapkan bantuan pemerintah setempat.

“Di pandemi covid-19 ini jujur kami tidak bisa berbuat apa-apa karena perekonomian sangat dibawah rata-rata, apalagi harus membelikan telephon genggam (Handphone) untuk anak agar bisa melakukan pembelajaran melalui media. semoga di Hardiknas kedepan, anak saya juga bisa merasakan yang seharusnya dirasakan sama sepperti siswa lainnya.” Tandasnya penuh haru.