Pranala.co.id (Bonebol) – Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel canangkan Hidroponik terbesar di Provinsi Gorontalo. Hal ini dilakukan sebagai salah satu untuk meningkatkan ketahanan pangan bagi kalangan masyarakat. Bertempat di Desa Ulantha Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango Kamis, (05/03/2020)

Selain itu, Hidroponik juga merupakan salah satu makanan sehat yang wajib untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Sebab pembudidayaan tanaman hidroponik tidak mengunakan pupuk yang mengandung kimia.

Menurut Rachmat Gobel, kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) karena ini adalah peluang usaha yang menjanjikan sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di Provinsi Gorontalo.

“Hidroponik selain terdiri dari makanan sehat juga memanfaatkan bahan-bahan daur ulang dari sampah tidak produktif menjadi sampah produktif,” ujarnya.

Selain itu menurutnya, pengembangan tanaman hidroponik di Gorontalo perlu di dukung dan harus menyentuh masyarakat kalangan kecil. Karena selain menarik hidroponik juga banyak manfaatnya.

Ia berharap agar kedepan potensi ini bisa berkesinambungan memberikan dampak Positif bagi masyarakat pada umumnya, tentunya terobosan berbau Inovasi seperti ini harus kita kembangkan, supaya bisa menghasilkan dan meningkatkan kesejahteraan Rakyat lebih khusus petani Gorontalo”. Tuturnya.

“Harapan saya ini bisa dikembangkan di rumah masing-masing, selain berkreasi juga lebih sehat, menjaga keseimbangan lingkungan, dan hemat,” ucapnya.

Sematara itu Direktur Utama Ulanta Hydrofarm, Yuriko Kamaru mengatakan, ini juga salah satu upaya untuk memperkenalkan makanan sehat kepada masyarakat dan menopang ekonomi kedepan.

“saya kira ini adalah awal positif yang bagus karena ini salah satu Four Poin Zero di sektor pertanian, sederhana tapi luar biasa hasilnya, Mudah-mudahan ini bisa diterapkan dikehidupan masyarakat kecil untuk memajukan ekonomi umat,” tandasnya.

Lanjut Yuriko Kamaru, luasan Hydroporik yang ada di Desa ulantha Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango ini berkisar 40 X 30 hektare dan di dalamnya ada 10.000 lubang tanaman untuk sepuluh jenis sayuran yang akan kita tanam di tempat ini.

 

(Penulis : Yusran Husain)