Pranala.co.id – Lembaga kursus dan Pelatihan  (LKP) RAY, salah satu wadah yang bergerak di bidang otomotif itu terus berjuang demi membentuk skill generasi muda Gorontalo,  dalam bidang otomotif Kenderaan ringan .

Menariknya walaupun ditengah pandemic Covid-19, LKP ini telah berhasil  meluluskan generasi – generasi yang berkualitas dalam bidangnya.Selain mendididk generasi, LKP  ini juga mengikutsertakan didikannya untuk  berkompetisi  hingga ke kanca Nasional .

Marwan Arfan sebagai Direktur LPK RAY mengatakan, Sebagai pemuda tentu mempunyai tanggung jawab secara lahir batin dalam mendukung serta memeberi  ruang belajar bagi generasinya agar mereka kelak bisa mandiri.

“LKP ini telah berdiri sejak beberapa tahun kemarin dan telah berhasil  meluluskan 5 angkatan , di tahun ini , LKP Ray memiliki 10 Peserta didik yang siap dilatih mulai dari Nol hingga mampu bersaing dengan generasi lain yang berada diluar, selain itu wadah ini juga bekerja sama dengan Lembaga sertifikasi Kompotensi bidang otomotif  yang memang setelah lulus, peserta telah mengantongi sertifikasi dan ilmu yang jelas.” Terangnya. (16/9/2020).

Lanjut Marwan, selain  di terpa dengan teori dan praktek, para peserta juga bisa melanjutkan magang dengan beberapa unit usaha yang telah menjalin kerja sama dengan LKP ini, diantaranya terdapat 5 unit usaha yang telah bermitra dengan LKP ini.

“Ditahun ini terdapat 10 peserta yang mendaftar dan tidak dipungut biaya sama sekali, hingga selama mereka mengikuti pelatihan  sampai selesai. Bahkan dalam memotivasi peserta agar tidak mandek dalam melangsungkan pelatihan, LKP ini justru memberikan akomodasi atau uang saku kepada pesertanya yang diterima setiap bulan sekali.” Terang Marwan.

Praktek perbaikan Kenderaan Ringan Oleh Peserta LKP RAY

Marwan menambahkan, pelatihan di LKP Ray sejauh ini tetap mengedepankan protocol kesehatan sesuai anjuran Pemerintah, hal ini juga sebagai upaya melindungi para peserta untuk jauh dari berbagai virus yang ada.

Saya berharap semoga kedepan Kemeterian ataupun Pemerintahan Provinsi Gorontalo  lebih memperhatikan sarana dan prasarana sehingga menunjang bertambahnya kuantitas peserta didik, termasuk bisa menjadi sebuah motivasi  lembaga – lembaga lainnya yang baru memulai. Kita ketahui  bersama semakin diasa skill generasi  maka pengangguran itu semakin terminimalisirdan SDM yang ada semakin mandiri.(Adv)