Pranala.co.id- Menyoal tertundanya gaji aparat desa untuk bulan desember yang belum terbayarkan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo meminta para aparat untuk sedikit bersabar.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menjelaskan, tertundanya pembayaran gaji aparat desa ini dikarenakan keuangan daerah yang minim. Selama tahun 2020, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diterima hanya sekitar 90-an miliar, dari target dalam APBD 2020 sebanyak 182 miliar.

Hal ini terjadi tidak lain karena adanya pandemi covid-19 yang melanda Kabupaten Gorontalo, dan berdampak pada perputaran ekonomi diwilayah setempat tidak berjalan lancar.

” ADD sudah kita rumuskan tadi. Untuk bulan ini belum bisa dibayarkan, dipindahkan 2021,” kata Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Selasa (29/12/2020).

” Anggaran kita tidak cukup. Bayangkan, dari 182 miliar PAD kita, yang masuk cuman 90 miliar lebih. Jadi kurang lebih 100 miliar tidak masuk,” ujarnya

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menghimbau, agar aparat desa tidak perlu berkecil hati. Ia memastikan bahwa gaji bulan Desember akan tetap dibayar oleh pemerintah daerah.

” Saya tegaskan itu (gaji-read) tidak hangus. Dia hanya, dipindahkan pembayarannya tahun depan,” pungkasnya.

 

Pewarta : Agung Nugraha