Pranala.co.id – Merebaknya virus corona di indonesia sejak februari 2020 memicu kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, salah satunya dengan mengkonsumsi obat-obatan dari bahan alami. Hal ini dipercaya sebagai penambah imun agar terhindar dari segala virus yang ada.

Kepala Bidang Perdagangan Kabupaten Gorontalo, Mila Pakaya S.E mengatakan, Pandemi saat ini membuat perekonomian masyarakat termasuk para pedagang mengalami penurunan secara signifikan.

Merespon anjloknya omset masyarakat ditengah pandemi saat ini, khusunya pedagang jamu, mila berinisiatif mengumpulkan para pedagang jamu keliling (Jakeling) untuk manjalankan program yang akan dirancang awal tahun 2021.

Ilustrasi pedagang jamu keliling. Sumber Foto : kompas.com

“Saya berinisiatif para pedagang jamu tetap bisa bertahan hidup ditengah wabah saat ini, semisal dagangannya tetap jalan, diawal tahun 2021 saya ingin ada gerakan minum jamu untuk seluruh Aparat Negeri Sipil (ASN) Khususnya di Kabupaten Gorontalo, hal ini selain penambah imun para ASN, juga sebagai pendongkrak kesejahteraan para pedagang jamu ditengah wabah saat ini.” Terangnya.

Mila juga mengatakan, dirinya akan menyampaikan program ini kepada pimpinan (Bupati) agar gerakan minum jamu ini bisa ditindak lanjuti, jika Kabgor menjalankan ini, maka para ASN bahkan masyarakat diwilayah tersebut akan jauh dari virus yang ada, karena kita ketahui, minum jamu dapat menjaga daya tahan tubuh serta menjaga kesehatan bagi mereka yang memiliki penyakit tertentu di masa pandemi COVID-19.

“Jamu sebenarnya sudah aman karena diturunkan secara turun temurun generasi ke generasi, ramuan herbal ini sudah ada secara empiris maka mari kita teruskan. Karena memang Jamu itu bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh”. Jelasnya.

Lanjut Kabid Perdagangan, Obat tradisional ini berasal dari bahan Рbahan yang mudah ditemukan di sekitar kita, sebagian besar juga komposisi-komposisi jamu ialah Temulawak, jahe, kunyit dan sebagainya, racikan tersebut lebih ditau oleh para pedagang jamu, maka melaksanakan gerakan minum jamu tentu akan membuat kita terhindar dari wabah yang ada saat ini.

“Gerakan minum jamu ini kita mulai dikalangan ASN, setiap pegawai di dinas wajib minum jamu untuk tiap harinya, jika gerakan ini berjalan dengan baik, maka bisa di langsungkan pula di pelataran tempat – tempat ibadah sehingganya masyarakat juga bisa mengonsumsinya.” Tutup Kabid Perdagangan.