Pranala.co.id (Limboto) – Pastikan stadar operasional pelayanan (SOP),dalam pemberlakuan protokol kesehatan di setiap pabrik dan perusahaan di Kabupaten Gorontalo, Sejak kemarin Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo meninjau langsung ke tempat itu. Selasa Kemarin melakukan peninjaun di Pabrik Gula dan PT Try jaya tanggu kecamatan tolangohula, kali ini,Rabu (20/05/2020),PT Royal Coconut pun dikunjunginya.

Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo mengatakan, kunjungan ini merupakan bagian control covid-19. Tadi,. “ Kami mendengar informasi pekerjanya kurang lebih seribu enam orang dan ini menunjukan bahwa tempat ini dapat menyerap lapangan kerja,dan sangat luar biasa pekerjanya adalah orang sini sebagai upaya mengatasi pengangguran,” Kata Nelson,

Nelson menyebutkan pabrik ini terkait icon yaitu kelapa. Kelapa ini, ungkap Nelson, sebenarnya kebanggan Indonesia, dan khususnya sulawesi dan lebih khusunya lagi sulawesi utara, sulwesi tengah dan Gorontalo.

Oleh karena itu, tiga tahun lalu diirnya membentuk kopek, koalisi pemerintah daerah penghasil kelapa. Karena sepertinya terlupakan. “ Alhamndulillah, ada industri yang mendorong ini sehingga icon itu terus berkembang dan ini tak hanya mendorong lapangan kerja namun mendorong produk pertanian kita khusunya bidang kelapa, perkebunan,” Ungkap Nelson.

Di Gorontalo tutur nelson, bicara kelapa sudah biasa dan terus berkembang.

Seperti diketahui, Kedatangan nelson itu tujuan utamanya yakni melihat langsung sistem operasinya dalam hal pemberlakuan protokol kesehatan terkait pencegahan covid-19. “Alhamndulillah, disini mereka sudah melakukan itu yakni semua kariyawan memakai masker, hingga menjaga jarak. Tadi saja mesin produksi ada dua. Satu dioperasikan dan satu tidak sehingga protokol kesehatan terlihat dan walaupun dalam pandemi covid-19, produksinya tetap jalan dan ini harapan kita bersama,” Jelas Nelson.

Foto : Ist

Nelson menegaskan, sebenarnya tidak berkeinginan memberhentikan produksinya tapi yang paling penting adalah protokol kesehatan. “ Bagaimana tetap memakai masker, jaga jarak, sehingga produksinya tetap jalan, “ Tukas Nelson

Ia pun menyampaikan, dalam waktu dekat akan melakukan rapid test kepada seluruh kariyawan. Agar supaya jangan sampai ada yang kena dan mudah-mudahan tidak. “Kalaupun ada yang kena sedini mungkin kita harus deteksi dan keluarkan. Apalagi disini bicara makanan, harus lebih higenis maka saya kira itu sudah diantisipasi oleh piha perusahaan dan kedepan rapit itu akan kerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal ini dinas kesehatan Kabupaten Gorontalo,” ujar Nelson.