Pranala.co.id (Limboto) – Tidak seperti hari biasanya, suasana rumah dinas Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo terlihat ramai, Keramaian ini terjadi seiring adanya acara perayaan ulang tahun bupati yang ke-57. Rabu (24/12/2019)

Meski dirayakan secara sederhana, namun suasana perayaan ulang tahun terlihat semarak. Para pimpinan organisasi perangkat daerah, pejabat Kabupaten Gorontalo, sejumlah Aktivis serta jurnalis terlihat hadir di rumah dinas yang bertempat di pendopo.

Taufik Buhungo salah satu aktivis yang hadir saat perayaan itu, dalam sambutannya mengatakan, Kami sangat mencintai Bupati, namun terkait kritikan – kritikan yang teman – teman aktivis lakukan sebelumnya adalah satu konsep mencintai dengan gaya yang berbeda.

“Kami tidak pernah membenci Bupati bahkan sebagai pimpinan daerah, akan tetapi yang kami benci hanyalah kebijakan yang melenceng, kami tau sebagai Bupati beliau ialah manusia biasa yang tidak lepas dari kesalahan, namun jika ada kritikan kami yang juga melenceng kami mohon diingatkan, kami hadir di acara ini tentu sebagai penghormatan kepada pimpinan, yang sudah menjaga dan memajukan daerah ini.” Tegas taufik.

Lanjutnya, Tidak bisa dipungkiri, bahwa keinginan rakyat Gorontalo sangat menginginkan Bupati Nelson untuk melanjutkan keperiode berikut, dan kami akan terus menjadi teman berfikir Bupati untuk kemajuan daerah ini.

“Sebagai pengkritik saya sangat menghormati Buapati yang tidak pernah memandang siapa lawan dan siapa kawan, beliau selalu merangkul siapa saja, terbukti saat pernikahan saya, sesibuk apapun beliau tetap meluangkan waktu untuk menghadiri. Semoga di usia yang ke 57 tahun ini, bupati diberi umur panjang dan kesehatan.

Bupati Gorontalo dan Aktivis. Foto : Ist

Prof Nelson Pomalingo mengatakan, Usia 57 tahun ini tentunya menjadi satu kebanggaan secara pribadi karena Allah senantiasa masi memberi kesehatan dalam menjalankan amanah sebagai Pelayan masyarakat.

“Karena diberi amanah, tentu mimpi saya terhadap kabupaten gemilang sangat menggebu – gebu, karena hal itu sudah menjadi tekad saya dalam menghibahkan diri untuk kemajuan Kabupaten Gorontalo.” Tuturnya.

Nelson menambahkan di tempat yang berbeda (25/12/2019), Dalam Road Map, saya mempunyai tekad 15 tahun melampaui batas, bukan berarti ambisi menjadi bupati selama 15 tahun, akan tetapi, 15 tahun tekad ini, sebagai Road map pribadi. 5 tahun saat ini ialah mantap, 5 tahun berikutnya mandiri dan 5 tahun kedepan Madani.

“Kita berharap 15 tahun ini menjadi road map siapapun bupatinya nanti.” Tukasnya.

Sebagai Deklarator Provinsi, Nelson menambahkan Kebetulan tahun ini 20 tahun Gorontalo menjadi Provinsi, maka ini juga menjadi cita – cita besar secara pribadi, bahwa gorontalo harua menjadi lebih baik kedepan, apalagi dilihat dari usianya,

“Daerah lain sudah 50an tahun, kita baru berusia 20 tahun, maka mengejar ketertinggalan ini perlu dilakukan, tidak hanya kemajuan fisik melainkan kemajuan non fisik terkhusus mewujudkan masyarakat kita yang bahagia, dan sejahtera.” Tegasnya.