Pranala.co.id (Kota) – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) resmi dilantik, Rabu (15/1/2020) hal itu ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Ketua DPD 1 KNPI Provinsi Gorontalo, Kepada Ketua KNPi Kota Gorontalo.

Pelantikan berlangsung di Hotel Nayumi, dihadiri langsung oleh Walikota Gorontalo, Unsur Forkopimda, termasuk berbagai organisasi mahasiswa yang berada di Provinsi Gorontalo.

Menariknya, kepemimpinan KNPI Kota Gorontalo yang ke-10 kini dinahkodai oleh sosok perempuan yang 80 persen pengurusnya di dominasi oleh lelaki, hal ini berbanding terbalik dari kepengurusan sebelumnya, namun hal itu tidak menyurutkan semangat Dita Anggriani Pola dalam menahkodai KNPI Kota Gorontalo.

Dita Anggriani Pola, dalam sambutannya mengatakan, ucapan terimakasih kepada Walikota Gorontalo, DPD 1 KNPI Prov Gorontalo, serta OKP yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri pelantikan KNPI Kota Gorontalo walau mempunyai berbagai urusan yang tak kala penting.

Lanjut Dita, Sebagai organisasi yang terus mendorong pembangunan, KNPI hadir sebagai wadah yang menjadi mitra Pemerintah untuk mewujudkan kemajuaan suatu daerah, apalagi hal ini ditandai dengan lahirnya KNPI wajah baru yang dinahkodai oleh sosok perempuan.

“Wadah ini, bukan hanya sebagai tempat luntuk belajar berorganisasi, berinteraksi dengan siapa saja, melainkan bagaimana untuk saling berdinamika sehingganya terwujudnya regenarasi dimasa yang akan datang, memang saat ini dikepengurusan KNPI saya sebagai ketua, tidak menutup kemungkinan dimasa yang akan datang saya adalah walikotanya gorontalo.” Tuturnya dihadapan Walikota.

Penyerahan Pataka DPD1 KNPI Provinsi Gorontalo kepada Ketua KNPI Kota Gorontalo

Diakhir sambutan, Dita mengungkapkan, walaupun sudah tertunda 5 bulan pelaksanaan pelantikan, namun KNPI Kota Gorontalo telah melakukan berbagai program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, salah satunya ialah penanaman pohon.

“Kedepannya saya berharap KNPI lahir sebagai corong dan promotor dalam pembangunan suatu daerah dan bisa menjadi contoh bagi KNPI lainnya.” Tukasnya.

Sementara itu, Walikota Gorontalo, Marten Taha mengatakan, Sebagai wajah baru di KNPI Kota Gorontalo, tentunya perlu adanya pengawalan program – program para pengurus, sehingga Ketua hari ini dapat melaksanakan tugasnya hingga pada masa akhor jabatan

“KNPI harus menjadi motor penggerak dinamika saat ini, apalagi melihat awal terbentuknya KNPI pada orde baru sebagai mitra pemerintah yang menggerakkan pembangunan dalam demokrasi, KNPI lahir sebagai mekanisme sentral pengembangan generasi muda indonesia, yang berarti di KNPI lah seluruh dinamika kepemudaan itu digodok dan dihasilkan sebagai sebuah produk yang dapat dimanfaatkan pemerintah, dalam rangka mendimanisir pembangunan di Negara ini.” Tegas Walikota.

Lahirnya KNPI tentunya sebagai wadah pengembangan potensi pemuda yang dapat menjadi penolong dalam dinamika pembangunan ditengah – ditengah kehidupan masyatakat, sehingganya eksistensi kepemudaan sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dalam berorganisasi, jangan saling menjatuhkan dan menjelekkan, tentunya bisa saling menerima sebuah perbedaan antar satu sama lain, karena perbedaan ialah suatu keniscayaan, dengan menyatukan perbedaan tentunya akan menjadi sebuah kekuatan pemuda kedepan.” Tuturnya.

Marten Taha menambahkan, ketika menjadi bagian dari kepengurusan KNPI tentunya pengurus harus lebih fokus pada organisasi pemuda, dan tidak lagi berkiprah pada organisasi lainnya karena wadah ini bersifat netral dan sebagai wadah penghimpun dari seluruh wadah yang ada, termasuk KNPI sebagai pijakan kekuatan dari seluruh organisasi kepemudaan yang ada.

“Pemerintah Kota Gorontalo siap bermitra dengan KNPI dalam memajukan daerah ini, dan pemerintah kota gorontalo memberikan perhatian terhadap berbagai aktivitas dan kegiatan KNPI dalam mengembangkan potensi Generasi muda di kota gorontalo.” Tandasnya.

Adapun Dewan Pengurus Daerah KNPI Kota Gorontalo periode 2019/2022 yabg telah dilantikan antaralain, di Ketuai oleh Dita Angraini Polapa, Sekretaris dijabat oleh Fahrudin F. Salilama, Bendahara umum, Nurhayati Abdullah, serta Ratusan pengurus lainnya menjabat Wakil Ketua, Wakil Sekretaris, Wakil Bendahara serta sejumlah komisi – komisi dalam struktur kepengurusan.