Pranala.co.id (Gorontalo) – Warna-warni desain kostum karawo hiasi event karnaval di Gorontalo hal ini tentu saja menunjukkan, bahwa Gorontalo mempunyai berbagai macam adat budaya yang hingga saat ini terus melestarikan keanekaragaman budayanya.

Mewujudkan pariwisata dengan nilai – nilai budaya, mampu membumingkan Gorontalo hingga kemanca negara.
Hal ini tentu menjadikan Provinsi yang dikenal sebagai bumi serambi madinah ini sebagai rujukan dari Daerah lain dalam dunia pariwisata.

Persembahan terbaik ini, tentunya tidak lepas dari komitmen kepala dinas pariwisata Provinsi Gorontalo, Rifli Katili Di bawah kepemimpinan Gubernur H. Rusli Habibie dan Wakil Gubernur H. Idris Rahim.

Foto : Risman Taharudin

Penyelenggaraan Gorontalo Karnaval Karawo, sebagai program unggulan Pemerintah Prov. Gorontalo yang terus diperingati setiap tahunnya dengan tagline Wonderful Of Celebes, tentunya event ini merupakan bagian dari Top 100 Kalender Event Nasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Menariknya dalam event tersebut, mampu menghadirkan 34 peserta dari berbagai instansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Internasional Society for Krisna, menjadi salah satu icon yang tak kalah menarik dari berbagai budaya yang ditampilkan, termasuk kapal Phinisi yang merupakan kapal layar tradisional khas suku Bugis-Makassar, milik Indonesia yang dikenal sebagai kapal pelayaran bugis perantau. Serta beberapa tarian – tarian khas dari berbagai daerah.

Internasional Society for Krisna, Foto : Risman

Selaku Kepala Dinas Pariwisata Prov. Gorontalo Rifli Katili mengatakan, kedepannya di Gorontalo akan disupport khusus kawasan ekonomi pariwisata, salah satunya terdapat di Kabupaten Bonebolango, hal itu tentu untuk menarik perhatian serta kunjungan para tourism agar datang ke Gorontalo.

“Tak hanya destinasi wisatanya, namun wisata kuliner pun akan di optimalkan agar kedepan para tourism lebih banyak ke gorontalo, sehingganya hal itu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi” tuturnya.

“Saya pun mengundang kurang lebih 10 travel agen yang mendatangkan wisatawan di indonesia, menikmati event karnaval karawo di gorontalo” katanya di Rudis Gubernur Minggu (6/10/2019)

Rifili mengakui berulang kali Menteri Pariwisata mendorong gorontalo sebagai jembatan masuknya wisatawan. Tentu hal ini akan ditindak lanjuti kedepannya, dengan membenahi beberapa aspek, termasuk lokasi wisata dan lain sebagainya.

“Tentu saya harus membicarakan ini dengan kadis pariwisata kabupaten/kota, Sebab destinasi dan tujuan wisata itu berada di wilayah tersebut, nah Provinsi hanya memberikan branding saja” tuturnya.

Kadis Pariwisata Provinsi itu menambahkan, terkait dengan dana dalam event tersebut itu relatif, pastinya event ini disupport oleh sponsor termasuk Bank Indonesia dan Kementerian.

“Untuk anggaran yang di sediakan dari dinas pariwisata kurang lebih sekitaran 400-an untuk kegaiatan ini, selebihnya itu dibantu sponsor”. Ungkapnya.

Bicara soal pariwisata yang paling urgen itu ialah promosi, karena untuk bangun daerah melalui pariwisata, anggaran promosi itu harus 60 persen, dan 40 persennya untuk pengembangan.

Melalui promosi ini sangat berdampak positif bagi produk atau kerajinan tangan oleh generasi di daerah, dalam penutupan kegiatan karawo Rifli mengakui Kopiah Karanji di gunakan oleh seluruh tamu undangan termasuk yang dari luar daerah.

Foto : Risman Taharudin