Pranala.co.id – Seleksi tertulis calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 205 Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Gorontalo diikuti sebanyak 1.057 peserta. Seleksi tertulis calon PPS tersebut masih sama dengan yang diikuti oleh calon PPK beberapa waktu lalu, yaitu dengan metode Computer Assisted Test (CAT), Rabu (15/05/2024).
Seleksi tertulis PPS tersebut dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Gorontalo di delapan sekolah SMA dan SMK yang ada di wilayah Kabupaten Gorontalo. Mulai dari SMK Negeri 1 Limboto, SMK Negeri 1 Batudaa, SMK Negeri 1 Dungaliyo, SMA Negeri 1 Biluhu, SMA Negeri 1 Tibawa, SMK Negeri 1 Pulubala, SMK Negeri 1 Mootilango, dan SMA Negeri 1 Tolangohula.
“Pelaksanaan seleksi tertulis atau CAT ini kami laksanakan di delapan sekolah yang tersebar di beberapa kecamatan agar para peserta bisa dengan lebih mudah menjangkau lokasi ujian. Ini berlangsung serentak semuanya,” kata Komisioner KPU Kabupaten Gorontalo, Sowan S Dehi.
Sowan menambahkan, tes tertulis merupakan salah satu jenis seleksi dalam tahapan perekrutan PPS Pilkada serentak 2024. Hal itu, kata Sowan, sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU. Dari tes ini, KPU Kabupaten Gorontalo akan menjaring peserta yang layak mengikuti seleksi akhir yakni wawancara pada 21 sampai 23 Mei 2024.
“Untuk materi tes ini secara umum berkaitan dengan pengetahuan kebangsaan, kompetensi dasar, serta pengetahuan kepemiluan. Dari tes ini kami akan merengking peserta dari nilai tertinggi dan dilanjutkan lagi dengan seleksi wawancara,” ungkapnya.
Pada Pilkada Kabupaten Gorontalo tahun 2024 ini, Sowan menyebut KPU Kabupaten Gorontalo akan merekrut total 615 PPS. Setiap Desa dan Kelurahan, kata Sowan, akan diisi oleh tiga orang PPS.
“Yang akan kami rekrut itu masing-masing desa ada tiga orang PPS. Dengan jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Gorontalo yang ada 205, maka totalnya 615 orang,” tandasnya.
Pewarta : Agung Nugraha
