Pranala.co.id – Kejaksaan Tinggi Gorontalo menggelar apel penandatanganan komitmen bersama dan Fakta integritas seluruh pegawai, Senin (29/01/2024).

kegiatan tersebut dalam rangka pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam arahannya Kajati Purwanto Joko Irianto mengatakan, bahwa pelaksanaan reformasi birokrasi didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010, tentang grand design refirmasi bitokrasi 2010-2025.

“Pembangunan zona integiratas mendasarkan pada peraturan Menpan-RB Nomor 10 Tahun 2019, sebagai perubahan Permenpan-RB Nomor 52 Tahun 2014, pedoman pembanguanan ZI menuju WBK dan WBBM,” ungkap Joko Irianto.

Foto istimewah

Sementara itu Kajati Provinsi Gorontalo itu juga menjelaskan, bahwa integritas merupakan tindakan perpikir, berkata, berprilaku dan bertindak dengan baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral.

“Sekarang ini kita sudah memasuki periode ketiga atau terakhir grand design reformasi birokrasi,” jelasnya.

Joko menerangkan, bahwa periode kedua sebelumnya merupakan birokrasi yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi. Birikrasi yang mempunyai pelayanan publik yang berkualitas.

“Sementara tujuan periode ketiga adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Foto istimewah

Joko juga mengatakan, bahwa memang Kejaksaan Tinggi Gorontalo telah meraih predikat sebagai zona integritas wilayah bebas korupsi (WBK), yang berarti telah mencapai birokrasi yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi.

“Akan tetapi sudahkah kita disetiap bidang memiliki inobasi-inovasi yang dapat meningkatkan pelayanan publik? Jika jawabannya belum optimal, maka marilah segera memberikan pelayanan prima guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Joko selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo juga menambahkan, untuk terimakasih banyak kepada seluruh pegawai telah sadar dan tanpa paksaan berkenan untuk menandatangani komitmen bersama ini sebaik-baiknya.

“Saya meminta kegiatan ini bukan hanya seremonial belaka, akan tetapi terdapat tanggung jawab besar didalamnya yang harus kita pikul bersama,” tandasnya.(Rilis)

%d blogger menyukai ini: