Pranala.co.id, Limboto – Pasrah bukan pilihan. Melawan penyebaran virus corona atau covid-19 adalah sebuah keharusan demi memutus rantai penyebarannya dengan cara berdiam diri didalam rumah. Namun, ditengah permasalahan untuk menghadapi virus covid-19, pemerintah pusat hingga pemerintah tingkat daerah terus berupaya melawan dan melakukan pencegahan.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus melakukan upaya pencegahan dengan cara berlakukan aturan jam malam. Aturan ini diberlakukan dua hingga tiga bulan kedepan dimulai pada tanggal 4 April 2020. “Jadi pukul 22.00 wita, seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo harus sudah didalam rumah, tidak melakukan aktifitas diluar rumah sehingga mereka istirahat dengan baik agar besok harinya produktif, dapat berkumpul dengan keluarga,sholat tahajud dan doa bersama, Insya Allah kita bebas dari virus Corona,” Kata Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo disambangi usai meninjau beberpa posko gugus percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Boliyohuto Cs, Sabtu (04/4/2020).

Foto : humas

Kesiapan pemerintah dalam menyambut bulan suci ramadhan akan ketersediaan sembilan bahan pokok, Nelson mengatakan, bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus membedah harga-harga mana yang terus bergerak. “Insya Allah, harga-harga ini kita kendalikan termasuk membatasi pangan keluar daerah, karena pangan ini yang menjadi problem” Tukas Nelson

Karena itu, demi menjaga keseimbangan dan pengendalian sembilan bahan pokok saat menghadapi dan menyambut bulan suci ramadhan, rakyat harus produktif dan melakukan konfersi pangan. “jadi, jangan hanya beras tapi mungkin perlu dicampur dengan jagung, karena kita sudah biasa makan itu termasuk kalau ada ketela rambat, ubi, pisang dan sebagainya sehingga pangan lebih bervariasi,” Tandas Nelson.

%d blogger menyukai ini: