Pranala.co.id-Mohamad Riyanto Kepala Perwakilan BPKP Gorontalo mengungkapkan, ada 87 persen kegiatan OPD belum sepenuhnya selaras dengan visi dan misi kepala daerah.

saat diwawancarai awak media, Mohamad Riyanto Kepala Perwakilan BPKP Gorontalo mengatakan, bahwa hasil pendampingan dan evaluasi yang dilakukan BPKP terhadap dokumen perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah daerah. Ada sebagian besar program OPD dinilai belum sepenuhnya mengacu pada arah kebijakan pembangunan yang tertuang dalam visi dan misi kepala daerah.

“Dari hasil evaluasi yang kami lakukan, sekitar 87 persen kegiatan OPD belum sepenuhnya inline atau selaras dengan visi dan misi kepala daerah,” ungkap Riyanto kepada awak media usai rapat bersama di ruang Dulohupa, kamis (26/2/2025).

Sementara itu Mohamad Riyanto juga menjelaskan, bahwa umumnya terjadi karena perencanaan program di sejumlah OPD masih menggunakan pola lama dan belum sepenuhnya disesuaikan dengan arah pembangunan yang ditetapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo.

” kami sebagai BPKP mendorong agar pemerintah daerah segera melakukan penyesuaian terhadap dokumen perencanaan pembangunan, termasuk Rencana Strategis dan Rencana Kerja OPD. Agar, sejalan dengan arah kebijakan pemerintahan daerah saat ini,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa temuan BPKP ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah agar seluruh OPD dapat melakukan pembenahan dalam perencanaan dan pelaksanaan program, sehingga setiap kebijakan dan kegiatan pembangunan benar-benar mendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah.

” semoga program pembangunan di Kabupaten Gorontalo ke depan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,”pungkasnya.

Pewarta: Agung Nugraha

%d blogger menyukai ini: